Article

Gubernur NTT Hadir Buka Rapat Lima Tahunan GMAHK Daerah Nusa Tenggara

KUPANG. hopechannel.id ||  Rapat Lima Tahunan  Gereja Masehi Advent Hari ke Tujuh Daerah  Nusa Tenggara diselenggarakan di Kampus Sekolah Lanjutan Advent  Noelbaki.  Kegiatan Tersebut adalah salah satu kegiatan yang dilangsungkan guna memilih  pemimpin departemen yang akan melayani  hingga tahun 2025 di daerah Nusa  Tenggara Mission.

 

Turut Hadir dalam  pembukaan   Rapat Lima Tahunan  Gereja Masehi Advent Hari ke Tujuh Daerah  Nusa Tenggara adalah Gubernur Nusa Tenggara Timur bapak Viktor B Laiskodat,  dan rombongan, Wakil Bupati Kupang bapak Jerry Manafe, Kapolda NTT, Kementerian Agama Provinsi Nusa Tenggara Timur,  ketua gereja Baptis, Ketua gereja Musafir, Ketua gereja Bala Keselamatan, Tokoh adat dan masyarakat, serta utusan para gembala,guru,Penerbitan,Utusan Tua-tua Jemaat dari gereja Advent di NTT. dengan jumlah peserta 189 orang. 

 

Rapat Lima Tahunan  Gereja Masehi Advent Hari ke Tujuh Daerah  Nusa Tenggara yang diselenggarakan di Kampus Sekolah Lanjutan Advent  Noelbaki mengambil tema  “I Will Go...Make Discipled”

 

Gubernur Nusa Tenggara Timur  Viktor Bungtilu Laiskodat, S.H.,M.Si  Dalam sambutannya menekankan tentang pendidikan yang telah dibangun oleh Gereja Masehi Advent Hari ke Tujuh, yang adalah salah satu bagian dari mendidik untuk menjadi penyelamat bagi setiap orang. 

“Dengan pengetahuan saja kita menatap Kerajaan surga. Oleh karena itu saya bersyukur kepada Gereja Masehi Advent Hari ke Tujuh yang telah memabanguns sekolah, dan teruslah membangun sekolah karena itulah tujuan utama dan kehendak dari program kerja gereja Masehi Advent Hari ke Tujuh dan juga kehendak dari Penyelamat Umat Manusia.”  Jelas Gubernur Nusa Tenggara Timur. 

 

Dirinya melanjutkan bahwa  jangan ada yang bermegahkan diri  dalam setiap  kepemimpinan yang ia miliki atau ia dapat.  Dimana  jika ingin menjadi pemimpin maka yang perlu diperhatikan adalah dengan hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberi dampak yang baik. 

“Pemimpin yang melihat pemerasan terjadi di mana-mana tapi dia diam untuk menjaga martabat dan kedudukannya hanya saja ingin menetap dan mempertahankan dirinya sebagai pemimpin, itu bukanlah sebuah pemimpin. tapi jika seseorang pemimpin hadir ditengah-tengah dan membela setiap ketidakadilan maka dia akan selalu dilindungi oleh Allah” Ungkap Viktor. 

 

Dirinya menegaskan bahwa kehadiran seorang pemimpin di tengah umat tidak boleh melayani  untuk mendapatkan pujian, melainkan karena hal tersebut adalah sebuah perintah. 

“Kita tidak boleh hadir untuk melayani supaya dipuji orang, melainkan ini adalah perintah”. Jelas Viktor. 

 

Lanjutnya bahwa seorang pemimpin tidak boleh memiliki niat jahat.  “Tidak boleh ada niat jahat di dalamnya”. Tegas Viktor. 

“Setiap orang yang telah dipanggil untuk memiliki kerajaan Allah seberapa besar dia itu dia akan menjadi gerakan yang tidak dapat dibendung, dia akan terus merambat menjadi pelayan untuk masyarakat” Tutup Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat.

Kembali ke daftar