Article

ARC dan GMAHK Jemaat Kanaan Palangka Raya Terjun Bantu Korban Banjir Bandang Di Pendahara, Katingan.

KALIMANTAN TENGAH. hopechannel.id || Advent Respon Cepat (ARC)  Bersama Gereja Kanaan Palangka Raya  Bergerak Cepat memberi bantuan pertolongan  Bencana Banjir yang terjadi di Desa Dahian Tunggal, Kecamatan Pendahara Kabupaten Katingan. 

 

 Hari Ini 08/09/2021 Tim ARC diberangkatkan dan sedang dalam perjalanan ke sana, Ungkap Ketua Advent Respon Cepat (ARC) Indonesia, Kurniawan Eko Susetyo saat dihubungi media.  dikatakan pula bahwa untuk saat ini telah tersedia 300 paket bantuan yang akan dibagikan pada korban banjir bandang Kalimantan Tengah tepatnya  di Desa Dahian Tunggal, Kecamatan Pendahara Kabupaten Katingan.

 

Pada media Ketua Jemaat  Kanaan Palangka Raya Fika Narang menuturkan  bahwa sejak kemarin  desa di Pendahara tinggi air hingga dada  orang dewasa sehingga banyak yang mengungsi namun banyak juga yang memilih bertahan di rumah mereka. Hal ini karena rata-rata  masyarakat di sana memiliki rumah panggung. 

“Kami kemarin itu air di desa Pendahara itu  sampai sedada.  memang banyak yang mengungsi tapi   banyak juga yang memang masih bertahan  di rumah  jadi rata-rata rumah mereka itu adalah rumah  panggung”. Jelasnya.

 

dikatakan pula bahwa terdapat dapur umum yang disediakan oleh pemerintah namun sedikit terkendala dengan orang-orang yang dapat memasak di sana.  

 

Kehadiran Tim Advent Respon Cepat (ARC)  Bersama Gereja Palangka Raya  adalah dengan membagikan sembako ke desa yang  sama sekali belum mendapatkan bantuan bahan sembako dan air bersih. 

“Jadi kebetulan kemarin  kami ke desa  yang sama sekali belum pernah ada bantuan, bahan sembako yang dibutuhkan memang air bersih dan juga sembako”. Jelasnya. 

 

Dikatakan pula bahwa kendala yang didapat di lapangan adalah tingginya air, sehingga dengan adanya perahu karet maka akan lebih mudah untuk membagikan sembako kepada masyarakat terdampak banjir. 

“Kebetulan kemarin itu ada bantuan dari Polda  jadi bisa ke sana” Jelasnya. 

 

Lanjutnya bahwa perjalanan yang dilakukan kurang lebih lima kilometer  menerjang banjir. 

“Jadi malam itu kami membagi itu juga dalam kondisi Hujan dan angin tapi Puji Tuhan semua berjalan lancar. Tuhan masih memberikan kesehatan sehingga bisa membagikan semua sembako kepada masyarakat yang terdampak” Tutupnya. (**/red

Kembali ke daftar