Article

Ada Sekolah Bawah Pohon Di Pedalaman Tanah Toraja, Cabang Sekolah Sabat Tosik, Begini Kondisinya

SULAWESI SELATAN || Sekolah Bawah Pohon  di pedalaman Tanah Toraja yang dibangun  oleh para misionaris  Volunteer pada tahun 2016 masih berjalan hingga saat ini  walaupun para misionaris telah pindah dari lokasi tersebut. Sekolah yang memiliki dua ruangan belajar tersebut kini butuh perhatian dari para donatur.

 

Kepada media Pdt Fery Simon S.Ag. Gembala Jemaat Palopo, Tabi dan cabang sekolah sabat Padang Sappa mengungkapkan bahwa Sekolah Bawah Pohon di pedalaman Tanah Toraja tersebut adalah sekolah yang dibangun oleh para misionaris  Volunteer pada tahun 2016 yang hingga kini masih tetap beroperasi.

“Sekolahnya mulai dibentuk dari 2016 dan dibentuk oleh misionaris Volunteer,  namun karena mereka sudah lama pulang jadi dari gereja yang melanjutkan, nama Gerejanya adalah Cabang Sekolah Sabat Tosik 

 

Lanjutnya bahwa perjalanan  menuju sekolah tersebut memakan waktu enam jam dan melewati beberapa lembah. 

“Jadi itu lewat tiga lembah baru sampai. Kalau dari Palopo 5 jam naik kendaraan kemudian jalan kaki selama 6 jam” jelasnya. 

 

Dikatakan pula bahwa daerah tersebut banyak masyarakat yang masih menganut kepercayaan animisme. Sehingga kehadiran gereja di sana dilakukan dengan berbagi sosial bersama masyarakat demi memenuhi kebutuhan mereka, dan salah satu adalah dengan kehadiran sekolah di tempat tersebut. 

“Kalau di sana kami aksi sosial bantu masyarakat untuk memenuhi kebutuhan mereka dan bangun sekolah untuk mereka” jelasnya.

 

Sudah beberapa anak didik yang pernah menempuh sekolah di lokasi tersebut  telah melanjutkan pendidikan tingkat tinggi dan ada yang telah menamatkan pendidikan di Universitas Klabat Manado.  Melihat akan kondisi dan keinginan anak-anak sekolah,  maka mulailah para donatur ingin membantu mengembangkan sekolah Bawah Pohon tersebut. 

 

Sebagai Pendeta yang juga melayani di lokasi tersebut, ia berharap dengan kehadiran sekolah di tempat tersebut akan menjadi pelita yang membawa banyak orang mengenal Tuhan, dan juga masyarakat akan hidup lebih layak dengan pendidikan yang baik. 

 

Dikatakan pula bahwa jumlah kedepan anak-anak yang ada di daerah pedalaman tersebut akan mendapatkan pendidikan yang layak. 

 

Untuk diketahui bahwa terdapat 17 Kepala keluarga yang tinggal di lokasi tersebut dengan jumlah penduduk sekitar lebih dari 70 orang.  Dan di daerah tersebut memiliki satu cabang sekolah sabat  yaitu cabagn sekolah sabat Tosik, Kecamatan Simbuang Kabupaten Tana Toraja.(**/red

Kembali ke daftar