Article

Cabang Sekolah Sabat Puandana Dapat Bantuan Sembako dari Badan Persekutuan Antar Gereja Kutai-Kartanegara

KALIMANTAN TIMUR. hopechannel.id || Cabang Sekolah Sabat Puandana, Kec. Muara Muntai. Kab. Kutai Kartanegara Kalimantan Timur dapat bantuan sembako dari Badan Persekutuan Antar Gereja Kutai-Kartanegara"  (BPAGK).  Bantuan sembako tersebut diberi langsung kepada Anggota Cabang Sekolah Sabat Puandana. 

 

Pdtm Bartled Sumendap kepada media melalui sambungan telepon membenarkan akan  bantuan sosial tersebut.  ia mengungkapkan  bahwa Badan Persekutuan Antar Gereja Kutai-Kartanegara"  (BPAGK)  beberapa hari yang lalu sempat bertanya padanya tentang apakah anggota Jemaat di Gereja Marturia Tenggarong yang sedang mengalami isolasi mandiri. Kemudiaan Pdtm Bartled Sumendap mengatakan bahwa memang ada jemaatnya yang sedang isolasi mandiri  namun jauh. yaitu di cabang sekolah sabat  Puandana, Kec. Muara Muntai.

“Jadi kemarin dari  Badan Persatuan Gereja Kota Kutai Kartanegara..,  Jadi mereka tanya pada saya pak pendeta adakah anggota yang Isolasi mandiri … saya bilang ada tetapi tempatnya jauh  oh ternyata mereka pergi cari dan langsung  kasih ke sana”jelasnya.

 

Pemberian bantuan sosial tersebut untuk para anggota jemaat yang sedang melakukan isolasi mandiri.

 

Lanjutnya bahwa anggota cabang sekolah sabat yang menerima bantuan tersebut merasa bahagia dan senang  mereka tidak menyangka akan menerima bantuan. 

“Oww senang mereka, saya sudah telepon mereka senang, bersukacita,berbahagia,  mereka tidak sangka-sangka ada seperti ini”Jelasnya.

 

Pdtm Bartled Sumendap berkata bahwa sebagai pimpinan gereja Advent  khusus Jemaat Marturia Tenggarong dan cabang sekolah sabat Puandana, Kec. Muara Muntai. Dirinya sangat bersyukur  kepada Persekutuan Antar Gereja yang  ada di Kutai-Kartanegara atas perhatiannya untuk membantu jemaat-jemaat yang tergabung dalam kelompok tersebut. 

“Puji Tuhan saya bersyukur  ternyata gereja-gereja yang ada di  Kutai ini berbaik hati  melihat anggota-anggota jemaat yang tergabung dalam kelompok ini yang sedang mengalami isolasi mandiri” Tutupnya (**/red

Kembali ke daftar