Article

Dampak Erupsi Gunung Sinabung di Distrik Karo Barat, Dan Berbagi Kasih Serta Menjangkau Mereka

SUMATERA UTARA. hopechannel.id || Erupsi Gunung Sinabung membuat banyak anggota jemaat Distrik  Karo Barat, Tanah Karo terdampak.  adapun distrik Karo Barat dibagi menjadi dua distrik yaitu  Distrik Karo Barat A  dengan Jemaat Jinabun, Jemaat Kuta Buluh, Jemaat Lau Buluh, Jemaat Kuta Galuh, Jemaat Kuta Male, distrik  Karo Barat B  dengan jemaat Lau rakit, Jemaat Tanjung, Jemaat Bintang Meriah, Jemaat Batu Karang, Jemaat Susuk, Jemaat Mardingding,  Jemaat Penampen, dan Jemaat Tapak Kuda

 

Adapun kegiatan peduli kasih yang dilakukan oleh Distrik Karo Barat adalah dengan memberi bantuan kepada anggota jemaat seperti janda, duda, dan keluarga yang terdampak  erupsi gunung Sinabung. Hal ini diungkapkan Pdt Martin Peranginangin saat dihubungi media melalui sambungan telepon.

Kepada media, Pdt Martin Peranginangin  mengungkapkan  bahwa  di distrik Kari Barat ini dibagi menjadi dua yaitu Distrik karo Barat A yang melayani adalah ia sendiri, dan Distrik Karo B yang melayani adalah Pdt. Andreas Kurniawan.

Ia menjelaskan bahwa  setelah mengamati beberapa hal  banyak anggota jemaat yang terdampak erupsi Gunung Sinabung dan banyak anggota jemaat yang memang janda, duda dan lansia. serta mata pencaharian mereka setiap hari adalah berkebun.  sehingga dengan keadaan yang ada maka perlu ada sedikit bantuan untuk  mengurangi tekanan ekonomi mereka.  dan mereka memutuskan untuk membantu  tepat di moment 17 Agustus 2021 hari Ulang Tahun Republik Indonesia ke-76.

“Beberapa disini umat-umat terkena dampak erupsi gunung Sinabung, sebagian memang  janda dan duda  dan  sebagian  sudah tua mereka, jadi  ke ladang pun mereka sudah kurangi, jadi saat kemarin kami rapat penatua  di distrik  ini kami tawarkan sama penatua-penatua untuk kami bantu sebagian dan  kita ambil moment tanggal 17 Agustus sebagai hari  kemerdekaan Republik Indonesia.

Lanjutnya bahwa bantuan tahap satu yang dibagikan adalah bantuan dari sponsor dan juga tua-tua jemaat yang menyumbang dengan sukarela. Adapun pembagian tahap pertama tersebut dilakukan dengan berbagi 10 kilogram beras, satu papan Telur dan minyak gorenng

Pembagian tahap pertama ini dilakukan di tiga jemaat yang dilihat terdampak lebih parah.  diantaranya jemaat Batu Karang, Jemaat Susuk, dan Jemaat Mardinding.

Selain pembagian sembako, ia mengungkapkan bahwa dilakukan juga perlawatan di ladang-ladang  dengan cara membantu mereka dan memotivasi mereka (red anggota jemaat).

“Program perlawatan kami ke ladang-ladang, sambil membantu sedikit kegiatan mereka supaya tetap semangat” Ungkapnya pada media.

Selain itu diadakan juga kegiatan jangkauan sosial yaitu program rumah Belajar.  dikatakan bahwa dalam program rumah belajar ini, di sana diajarkan tentang bahasa Inggris, dan matematika serta membantu mengerjakan pekerjaan rumah yang diberikan oleh guru-guru di sekolah mereka. Adapun kegiatan ini dilakukan setiap hari jumat dan minggu.  (**/red

Kembali ke daftar