Article

Tiga Jemaat di Sumatera Selatan Bergantian Membantu Jemaat Yang Isolasi Mandiri Akibat Covid-19

SUMATERA SELATAN || hopechannel.id ||  Jemaat  Otista , jemaat  Maranatha, dan  jemaat SSC Zhi Shan (CMC Jambi) lakukan fokus pelayanan pada anggota jemaat yang terpapar covid-19. Hal ini diungkapkan oleh gembala jemaat Pdt. Edy Mangin. (20/08/2021)

 

Pada media, Gembala Jemaat Pdt. Edy Mangin mengungkapkan bahwa  saat ini jemaat sedang berkonsentrasi untuk membantu anggota jemaat yang  terpapar. 

“Jadi sekarang itu kita konsentrasi  memang membantu jemaat kita yang  terpapar” Ungkapnya

 

 Anggota jemaat mengadakan logistik bahan-bahan sembako dan kemudian didistribusikan  kepada mereka yang terpapar.  khususnya yang terpapar satu keluarga. 

“Khususnya bagi orang-orang yang terpapar sekeluarga yang mereka  tidak bisa keluar untuk cari makanan” Jelasnya

 

Lanjutnya bahwa setelah pemberian sembako, jemaat tetap memantau  kondisi yang ada, dengan bergantian antara tiga jemaat tersebut, untuk mensuport makanan dan sembako. 

“Kemudian kita tetap pantau, kita lihat kondisinya jemaat juga memfasilitasi.  Jadi jemaat-jemaat kita ini bergantian untuk  mensupport buat makanan”. Ungkap Edy Mangin

 

Kegiatan seperti ini ungkapnya dilakukan selama masa andemi terkhusus dengan telah diterapkan PPKM  di berbagai wilayah di Indonesia. 

 

 Mengenai Harapan,  Gembala Jemaat  Otista , jemaat  Maranatha, dan  jemaat SSC Zhi Shan (CMC Jambi) ini mengungkapkan bahwa selama pandemi ini, ia melihat bahwa sangatlah penting seseorang mendapatkan makanan karena memang makanan adalah sesuatu yang sangat dibutuhkan, dan kepada jemaat agar lebih membuka diri dan survive  di masa pandemi seperti sekarang ini. 

“Jadi yang saya perhatikan selama pandemi ini adalah yang penting orang itu makan dulu ,  kenapa ?, karena memang itu yang paling  dibutuhkan sekarang apalagi  untuk daerah-daerah  tertentu.  Jadi memang keadaan ekonomi  masyarakat  itu secara umum memang lagi goyang  jadi kita perhatikan kepada  anggota kita , jadi sebenarnya bukan hanya yang sakit  tapi kita  informasikan kepada jemaat walaupun ia tidak sakit  tapi membutuhkan  bantuan sembako”Jelasnya  (**/red

Kembali ke daftar