Article

Wow... UNAI Terapkan Proses Pembelajaran “Hybrid Learning” Apa Itu? Cek di Sini

BANDUNG. Hopechannel.id ||  Universitas Advent Indonesia (UNAI)  Bandung akan menerapkan proses pembelajaran berbasis “Hybrid Learning” untuk kegiatan pembelajaran pada semester ganjil Tahun Ajaran 2021/2022. hal ini diungkapkan oleh Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Advent Indonesia Dr. Andrew F. Pakpahan, M.T pada media. (28/07/2021).

Melalui sambungan telepon Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Advent Indonesia Dr. Andrew F. Pakpahan, M.T mengungkapkan bahwa rencana pembelajaran berbasis “Hybrid Learning” adalah sebuah rencana yang telah direncanakan beberapa bulan yang lalu  hal ini dikarenakan banyaknya permintaan dari calon mahasiswa dimana mereka banyak yang mengatakan bahwa telah bosan dengan pembelajaran berbasis Online.
“Jadi ini sebenarnya rencana  sudah dari beberapa bulan yang lalu karena ada permintaan juga dari calon-calon mahasiswa dimana mereka sudah bosan dan tidak suka  dengan pembelajaran online karena capek juga dari rumah saja dan juga tidak bisa  ketemu juga  dengan teman-temannya”. Jelasnya

Lanjutnya, dari keluhan-keluhan yang diterima, baik itu dari mahasiswa yang meminta untuk mereka boleh tinggal kembali di asrama dan tetap melakukan protokol kesehatan yang ketat, serta melakukan pembelajaran dengan tatap muka dengan dosen yang tinggal di komplek Universitas.
“Nahh jadi dengan perkembangan yang ada mereka  minta boleh tidak kami  tinggal di asrama dengan protokol yang ketat dan kalau memang dosen dengan  mahasiswanya tinggal satu  kampus  yaaa sudah kita boleh bertemu di satu ruangan saja  pembelajarannya langsung tatap muka secara fisik” Jelasnya

Namun melihat  dimana semua mahasiswa tidak dapat berinteraksi secara total, dimana ada yang harus berinteraksi secara online karena pandemi dan keterbatasan akses bepergian, maka Melalui pertimbangan-pertimbangan yang ada, akhirnya pihak kampus akan segera menerapkan konsep pembelajaran  “Hybrid Learning”  dimana konsep ini adalah sebuah konsep yang menggabungkan perkuliahan secara fisik dan perkuliahan secara online
“Jadi konsep dari “Hybrid Learning” ini sebenarnya adalah  adalah  kita menggabungkan perkuliahan secara  fisik dan perkuliahan itu  secara online”. Ungkap Andrew F. Pakpahan

Konsep pembelajaran ini dilakukan agar mahasiswa  yang online maupun offline dapat berinteraksi dengan baik.  Dan juga tetap dilakukan protokol kesehatan yang ketat, serta  jumlah mahasiswa akan tetap dibatasi.
“Nanti memang ada protokol kesehatan yang  ketat juga  dan kemudian  jumlah mahasiswanya juga dibatasi” Lanjutnya

Untuk keefektifan proses pembelajaran di Universitas Advent Indonesia telah mempersiapkan peralatan yang  baik sehingga proses interaksi dengan mahasiswa dapat berjalan lancar baik itu online maupun offline.

Dikatakan pula bahwa mengenai peralatan yang digunakan, pihak kampus telah menyediakan peralatan seperti Smart Board   yang dapat diakses oleh Dosen  dan akan dapat dilihat langsung oleh seluruh mahasiswa, kemudian menggunakan kamera yang kualitasnya baik sehingga dapat dengan bagus merekam situasi ruangan pada saat pembelajaran dan akan dapat dilihat oleh mahasiswa, dan juga  menyediakan televisi yang besar untuk dapat menampilkan video-video mahasiswa yang sedang online.
“Jadi mahasiswa-mahasiswa yang online ini bisa berinteraksi dengan mahasiswa, maupun dengan dosennya juga, jadi seolah-olah mahasiswa sedang berada di ruang kelas yang sama walaupun sebenarnya mereka melalui video.
nah itulah konsep  “Hybrid Learning” yang ada di UNAI.

Mengenai persiapan lainnya, Dekan Fakultas Teknologi Informasi Universitas Advent Indonesia Dr. Andrew F. Pakpahan, M.T mengungkapkan bahwa telah dilakukan persiapan ruang-ruang kelas serta peralatan-peralatan, dan juga sedang dilakukan pengadaan peralatan lainnya.  Dan untuk saat ini beberapa ruangan telah menggunakan peralatan yang ada.  
“Nahh.. kedepan ini kita lagi dalam proses untuk pengadaan  sedekat ini sebelum perkuliahan  kita sudah siap  alat-alatnya” Ungkapnya pada media.

Untuk harapan, dirinya mengungkapkan bahwa dengan adanya perkembangan pembelajaran seperti ini  maka mahasiswa  baik yang offline maupun online dapat merasakan bahwa mereka benar-benar seperti dengan berinteraksi di dalam kelas.
“Harapannya itu mahasiswa-mahasiswa ini baik mahasiswa yang offline maupun online  bisa merasakan bahwa  merak benar-benar mahasiswa bukan mahasiswa  yang berada di rumah saja”. Ungkapnya.

Lanjutnya bahwa untuk konsep pembelajaran seperti ini awalnya akan diterapkan kepada mahasiswa tingkat satu dan dua  sedangkan untuk tingkat tiga dan empat akan seluruhnya dilakukan secara online.
“Khusus untuk tingkat satu dan dua  karena mereka ini  belum pernah merasakan tinggal di kampus Jadi karena UNAI sendiri kampus yang menekankan kepada karakter dan juga bagaimana supaya bisa sosialnya itu juga baik dan  pengalaman-pengalamannya juga lebih  makanya kita dorong mereka untuk  datang ke kampus  namun dengan syarat protokol kesehatannya  memang  harus ketat” Ungkapnya

Dan untuk pemberlakuan pembelajaran “Hybrid Learning” tersebut dirinya mengungkapkan akan diadakan mulai tanggal 23 Agustus 2021, dengan mempertimbangkan perkembangan yang ada.
“Dengan perkembangan-perkembangan yang ada diharapkan kondisi akan kondusif untuk nanti kita akan memulai perkuliahan di tanggal  23  agustus kita akan mulai perkuliahan  dan yaa ini akan diterapkan” Tutupnya. (**red

Kembali ke daftar