Details

Berbohong Demi Kebaikan, Boleh?

Berbohong Demi Kebaikan, Boleh?

Di dalam Alkitab kalau membahas tentang ini, pasti akan dihubungkan dengan cerita Rahab...

Yang disangka berbohong kepada penduduk Yeriko tentang 2 orang mata-mata orang Israel yang datang untuk mengintai Kota Yeriko. Cerita ini terdapat dalam Yosua 2.

Rahab mengatakan kepada orang-orang Yeriko bahwa 2 orang itu telah pergi, padahal Rahab menyembunyikan mereka. 

Nah, siapakah Rahab? Rahab adalah seorang perempuan sundal. Rahab pernah mendengar tentang Allah tetapi pengetahuan Rahab tentang Allah dan Firman Allah sangat terbatas. Namun, Rahab dipuji karena iman dan perbuatannya yang menyambut pengintai-pengintai itu dengan baik (Ibrani 11:31)

-------------
Kisah yang lain yang terdapat dalam 1 Raja-raja 13 tentang Nabi muda dan Nabi Tua

Ada seorang nabi muda yang disuruh datang oleh Tuhan untuk menegur Raja Yerobeam karena menyembah berhala. 

Lalu ada seorang nabi tua menghampiri nabi muda untuk mengajak nabi muda singgah di rumahnya, tetapi nabi muda ini tidak mau singgah. 

Nabi tua mulai berbohong, lalu nabi tua ini berkata; atas perintah Tuhan, seorang malaikat telah berkata kepadaku, bawa dia (nabi muda) pulang dan berikan makan roti serta minum air...  Karena dia (nabi tua) seorang nabi yang mengetahui 10 hukum dan isi hukum ke 9 mengatakan jangan mengucapkan saksi dusta, tetapi dia malah melakukannya...

1 Raja-raja 13:18
Lalu jawabnya kepadanya: "Aku pun seorang nabi juga seperti engkau, dan atas perintah TUHAN seorang malaikat telah berkata kepadaku: Bawa dia pulang bersama-sama engkau ke rumahmu, supaya ia makan roti dan minum air." Tetapi ia berbohong kepadanya.

Jadi, di sini sangat jelas bahwa Rahab yang memiliki pengetahuan terbatas dan Allah yang Maha Tahu dan Maha Adil mengetahuinya tidak ada catatan dalam Alkitab yang menyebut dia berbohong. Justru, Nabi Tua yang memiliki pengetahuan yang tinggi malah melakukan KEBOHONGAN seperti yang tertulis dalam 1 Raja-raja 13:18.

Kembali ke daftar