Article

Korban banjir dan 3 Institusi Kesehatan di Poso Dapat Bantuan Dari TUCAre

JAKARTA. HCI || TUCAre kembali melakukan aksi untuk masyarakat di Kabupaten Poso.  hal ini dilakukan setelah melihat keberhasilan program yang dilakukan dalam memberi  bantuan kepada Rumah Sakit Advent  Manado pada beberapa bulan yang lalu.(15/07/2020) 

Berkat penggalangan dana dari berbagai daerah serta menggandeng sponsor PT. Arta Boga Cemerlang (Orang Tua Group), TUCAre berhasil mendistribusikan APD dan logistik lainnya ke 1 rumah sakit, 2 Puskesmas, dan korban banjir di beberapa lokasi berbeda.

Pemilihan Kabupaten Poso melihat pada kondisi cuaca yang ekstrim serta luapan sungai Poso sehingga mempersulit tenaga medis  dalam penanggulangan  kasus covid-19

Melihat kondisi tersebut, tim TUCAre Project 2 langsung bergerak cepat dengan melakukan survei ke beberapa titik bencana banjir. Pihak rumah sakit dan puskesmas pun segera dihubungi guna mengidentifikasi apa saja kebutuhan yang urgent dibutuhkan tenaga kesehatan/medis di institusi-institusi kesehatan tersebut.

 “Kami tahu bahwa APD amat diperlukan tenaga kesehatan saat bertugas menangani Covid-19. Area pelayanan dan jenis aktivitas yang berbeda juga mengharuskan adanya perbedaan level APD yang akan digunakan. Prioritas kami adalah menyediakan bantuan APD level 3, sesuai dengan item bantuan yang dikonfirmasi dari pihak rumah sakit seperti coverall dan masker N95”, terang Ferdy Lainsamputty, koordinator TUCAre Project 2, yang juga menjabat sebagai ketua STIKES Husada Mandiri Poso.

Memanfaatkan relasi dari anggota TUCAre yang terpencar di seluruh pelosok Indonesia dan dunia, terkumpullah dana yang dibutuhkan untuk pembelian barang bantuan. Penyaluran Pun dilakukan dalam 3 tahapan yang berbeda. Pada Rabu, 13 Mei 2020, dilakukan penyaluran tahap awal untuk membantu korban banjir di dusun Bonelanto dan kelurahan Kawua dengan sokongan tim gabungan dari Pendeta dan Ketua Jemaat GMAHK Kasintuwu, Betania, dan STIKES Husada Mandiri Poso.

Pada 5 Juni 2020, APD yang tiba dari Makassar langsung disalurkan ke RSUD Poso. Beberapa pejabat teras RSUD Poso hadir dalam serah terima bantuan seperti direktur dr. Hasmar Massalinri, Kabid Keperawatan Ibu Hayati Liputo, dan Kasi Asuhan Keperawatan Bapak Albert Kalengkongan. Bantuan ditempatkan pada lokasi yang sudah diatur oleh pihak rumah sakit untuk mencegah kontaminasi.

 

Hanya berselang tiga hari kemudian, TUCAre mengunjungi Puskesmas Kayamanya dan Puskesmas Kawua untuk menyalurkan bantuan. Kedatangan tim disambut oleh Bapak Rudy Soetiman (Kepala Puskesmas Kayamanya) dan Ibu Yublin Mulyati Rangga (Kepala Puskesmas Kawua). Donatur relation manager proyek TUCAre, Ribka Kalangi, menyebutkan bahwa bantuan tersebut untuk menambah semangat teman-teman tenaga kesehatan dalam masa-masa sulit menghadapi Covid-19.

 “Apalagi bantuan lebih sering diarahkan ke rumah sakit. Sedangkan realitanya, petugas puskesmas pun terancam paparan, karena bertugas untuk  pemeriksaan kesehatan di daerah perbatasan”, tegas Ribka, yang saat ini juga berposisi sebagai accounting manager PT. Arta Boga Cemerlang di Makassar.

Kembali ke daftar