Article

The Unklab Choir Alumni Care (TUCAre) Donasikan Alat Pelindung Diri (APD) Untuk Rumah Sakit Advent Manado

MANADO.HCI || Pandemi global akibat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) mengakibatkan kelangkaan APD, sehingga terjadi lonjakan harga yang tinggi seperti masker dan sarung tangan. Banyak rumah sakit yang merasakan dampak dari hal ini, termasuk di antaranya RS Advent Manado. Hal ini tentu saja menjadi perhatian berbagai pihak, termasuk alumni The Unklab Choir (TUC) yang mengusung projek bernama TUCAre dengan tema "Share Hope, Share Love". Donasikan alat pelindung diri (ADP) untuk  Rumah Sakit Advent Manado. (09/06/2020)

Inisiator projek TUCAre yang juga eks dirigen paduan suara tersebut, Haris "The Brothers" langsung bertindak cepat dengan membentuk tim penggalangan dana melalui penjualan kaos yang disponsori oleh Koleto/Dre Clothing, kampanye lagu Sahabat, partisipasi internal anggota TUCAre dan alumni TUC, serta bantuan dari para donatur.

Bantuan APD berupa masker dan sarung tangan medis, serta susu kotak telah diberikan pada hari Jumat, 5 Mei 2020 oleh tim TUCAre kepada Bidang Keperawatan RS Advent Manado, yang terlebih dahulu didoakan oleh alumni TUC yang turut hadir, Pdt. Edward Taliwongso.

Kepada media,Jenry Wungkana mengatakan bahwa  TUCAre juga turun di setiap nursing station untuk memberi bantuan dan memberi semangat kepada para dokter dan  perawat.

"Kami juga turun ke setiap nursing station dan ruang perawatan untuk memberikan bantuan secara langsung serta memberikan semangat bagi para dokter, perawat, dan petugas kesehatan lain yang merupakan garda terdepan penanganan pasien Covid-19 ini", tegas Jenry Wungkana, owner Koleto sekaligus salah satu pengurus TUCAre.

Terkait bantuan yang diberikan, tenaga medis dan kesehatan di RS Advent Manado menyambut hangat kehadiran TUCAre di masa-masa pandemi ini, apalagi mereka benar-benar terancam akan paparan penyakit tanpa adanya APD yang mumpuni.

“Perawat dan tenaga kesehatan lain di RS Advent Manado sangat senang karena ada bentuk kepedulian dan apresiasi terhadap eksistensi mereka dalam penanganan pasien di masa pandemi ini”, ungkap Andrew Ruhupatty, Ketua Projek 1 TUCAre.

Untuk diketahui, selanjutnya dalam waktu dekat ini, TUCAre berencana menyalurkan bantuan kepada korban banjir dan APD bagi tenaga kesehatan di Poso, Sulawesi Tengah.

“Semoga TUCAre terus berdampak baik bagi sesama yang membutuhkan, seperti tertulis dalam Alkitab, "Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu. (Gal 6:2), dan marilah kita saling memperhatikan supaya kita saling mendorong dalam kasih dan dalam pekerjaan baik." (Ibr 10:24)", tutup Pdt. Reynold Kobang, bagian kerohanian TUCAre.

Kembali ke daftar