
Film Pendek Siswa Universitas Advent Meksiko Mendapatkan Penghargaan Nasional
Film ‘Pohon Puisi’ meraih tempat kedua dalam kompetisi film pendek
Laura Marrero, Staf IADFeb 14, 2017, 4:58 AM
Sekelompok siswa dari Universitas Montemorelos yang dioperasikan oleh GMAHK baru-baru ini mendapatkan tempat kedua untuk film mereka yang dikumpulkan selama kontes film Universitas Nasional Ke-9 “Lakukan Secara Singkat” yang diadakan di Kota Meksiko, Meksiko.
Kontes ini mempromosikan kreasi dan pelatihan sinematografi dari siswa-siswa universitas dan para tamatan dengan memanggil mereka dalam sebuah festival film pendek tahunan yang mengusulkan solusi kreatif terhadap tantangan-tantangan sosial dan lingkungan yang dihadapi Meksiko dan dunia.
Proyek mereka adalah salah satu dari 1,130 film pendek yang dikumpulkan dibawah kategori fiksi, dokumentari, animasi dan eksperimental. Upacara penghargaan diadakan baru-baru ini di fasilitas Cinepolis Arcos Bosques di Kota Meksiko.
Film pendek mereka diberi judul “Pohon Puisi”, dan berkaitan dengan seorang profesor yang mengajarkan bahwa setiap orang dikelilingi oleh orang-orang yang penuh dengan mimpi dan ide, dan setiap orang perlu untuk bersedia mendengar dan berbagi bersama, kata Jorge Sosa. Sosa adalah pencipta, sutradara, dan penyunting film pendek tersebut. Film ini perlu berfokus kepada tema kontes pada tahun 2016 “Kewarganegaraan Kreatif”, kata para siswa.
Film “Pohon Puisi” mengandung banyak pesan, kata Sosa. Film ini merupakan syair terhadap kuasa seni dalam mempersatukan masyarakat, menghancurkan batasan-batasan, dan bersuka dalam hal-hal yang sederhana.
“Menjadi bagian kompetisi ini adalah sesuatu hal yang berharga karena acara seperti ini mendorong orang-orang muda untuk datang dengan solusi dan memberikan ekspresi ide yang menguntungkan bagi kesejahteraan sosial sekarang ini,” kata Sosa,
Memenangkan tempat kedua menginspirasinya untuk terus menciptakan dan percaya bahwa “kita bisa memberikan inspirasi orang lain untuk membuat sebuah perbedaan di sekitar kita,” kata Sosa, seorang siswa di Fakultas Seni dan Komunikasi Montemorelos.
“Seni, puisi, dan komunikasi memiliki kuasa untuk membangun kembali struktur sosial, menjadi komunitas yang lebih baik, juga lebih empatik, lebih bersatu dan lebih bijaksana,” katanya.
Film-film pendek teratas yang menang akan menjadi bagia dari Yayasan BBVA Bancomer dan Yayasan Cinepolis dan akan ditayangkan di berbagai forum budaya dan pendidikan di seluruh Meksiko.
Profesor Matheus Nascimento, Direktur Fakultas Seni dan Komunikasi, yang memerankan karakter utama di film pendek tersebut, memberikan selamat kepada para siswa dan mengatakan bahwa pencapaian mereka mengukuhkan misi sekolah untuk mengajar para siswa untuk menghasilkan konten audiovisual yang berkualitas sebagai bagian dari misi keseluruhan institusi.
“Ini merupakan jendela kesempatan bagi mereka untuk mempromosikan bioskop sebagai alat yangbaik dengan potensi yang sangat besar untuk menjangkau para penonton yang kita tidak bisa jangkau pada umumnya,” kata Nascimento.
Tim produksi mendapatkan hadiah sekitar 1,470 dollar Amerika dan perjalanan ke upacara penghargaan yang telah dibayar, juga kelas audio selama 2 hari di Kota Meksiko.
Sosa, telah menyelesaikan sebuah gelar di media dan komunikasi dari Universitas Montemorelos di akhir tahun lalu, telah berpartisipasi dalam kontes-kontes film lainnya sebagai siswa di Montemorelos, termasuk sebuah film pendek yang ia tulis dan sutradarai dan merupakan finalis di Festival Film Internasional Guanajuato (GIFF), yang berjudul “Hati-hati di kereta”. Ia membantu menyutradarai proyek finalis GIFF 2012 yang berjudul “Al Cristo Crucificado” oleh Helen Hernandez, yang tamat dari Universitas Montemorelos setelah itu.
Penerjemah : Ivetta Inaray
Bagikan berita ini...
Dec 29, 2025
Perayaan Natal 2025 di Lapas Salemba: Apresiasi Pelayanan Firman dan Komitmen Pelayanan 2026
Perayaan Natal bersama digelar Lapas Kelas 2A Salemba di Gereja Immanuel pada Kamis (25/12/2025) dengan dihadiri lebih dari 165 peserta, termasuk 115 Warga Binaan Pemasyarakatan. Dalam momen ini, Kepala Lapas Mohammad Fadil memberikan penghargaan kepada 27 mitra kerja serta menandatangani kesepakatan kerja sama pelayanan kerohanian tahun 2026, dilengkapi pembacaan SK Remisi Keagamaan dan persembahan seni dari WBP, sebelum acara ditutup dengan kebersamaan dan sesi foto bersama.
Perayaan Natal di Lapas Perempuan Kelas 2A Pondok Bambu berlangsung khidmat dengan tema “Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga”, dihadiri pimpinan lapas dan mitra kerohanian serta diisi penampilan seni warga binaan dan khotbah penguatan iman. Suasana haru terasa saat sesi pertemuan keluarga yang penuh pelukan rindu, sebelum acara ditutup dengan pesan damai yang mempererat kebersamaan semua pihak.
Sebagai wujud berbagi kasih di akhir tahun, GMAHK Jemaat Anna Maria Leiwakabessy Medan mengunjungi tiga panti asuhan di Kota Medan pada Rabu (24/12/2025) dengan menyalurkan bantuan sembako dan pakaian layak pakai. Kegiatan ini melibatkan seluruh jemaat yang bergotong royong membawa donasi, lalu didistribusikan ke Panti Asuhan Bintang Kasih, Menara Kasih, dan Mutiara Mulia, dengan harapan menghadirkan sukacita dan rasa syukur bagi anak-anak panti asuhan.
Sebagai wujud apresiasi di Hari Ibu Nasional, Rumah Sakit Advent Medan membagikan roti gratis kepada pengunjung dan pasien yang berstatus sebagai Ibu pada Senin (22/12/2025). Pembagian dilakukan ke berbagai ruangan setelah pengumuman dari chaplain RS, dan disambut dengan senyum serta ucapan terima kasih, sebagai ungkapan penghargaan atas kasih, pengorbanan, dan ketulusan para Ibu, disertai doa agar Tuhan memberkati setiap Ibu di Indonesia.
Sebagai bentuk kepedulian, Rumah Sakit Advent Medan mengirim tim ke Desa Sukajadi, Aceh Tamiang, pada Minggu (15/12/2025) untuk memberikan bantuan makanan, sembako, minuman, dan layanan kesehatan kepada warga terdampak banjir yang merusak hampir seluruh rumah. Dipimpin pimpinan yayasan dan manajemen RS, pelayanan dilakukan selama tiga hari meski dengan keterbatasan, dengan harapan memberi penguatan dan semangat baru bagi masyarakat.
Sebagai bentuk kepedulian, GMAHK Distrik Aceh Tenggara-A menyalurkan donasi dan bantuan sembako kepada lima keluarga jemaat yang terdampak banjir pada 13–14 Desember 2025. Bantuan diberikan oleh Pdt. Olwan Tamba bersama pengurus distrik kepada keluarga jemaat di Desa Muara Situlen, Desa Lawe Kinga, serta seorang mahasiswa jemaat di Kota Langsa. Melalui bantuan dan doa ini, diharapkan jemaat yang terdampak dikuatkan dan segera mengalami pemulihan.
Kepedulian terhadap korban banjir diwujudkan Rumah Sakit Advent Medan melalui pembukaan Posko Kesehatan gratis di Sibolga dan Tapanuli Tengah sejak 7 hingga 14 Desember 2025, dengan memberangkatkan tim dokter, perawat, dan rohaniawan dalam dua gelombang. Pelayanan di beberapa titik lokasi ini melayani lebih dari 1.500 pasien dengan kasus terbanyak ISPA, diabetes, gatal, luka, dan keseleo, disertai pelayanan konseling dan doa untuk pemulihan fisik serta psikologis masyarakat terdampak.
Melalui pelayanan jalinan kasih akhir tahun, Bakti Wanita Advent Se-Siantar mengunjungi Panti Jompo Dinas Sosial UPTD Kodya Pematangsiantar pada Sabtu, 13 Desember 2025, yang diikuti 28 lansia dengan penuh sukacita. Kegiatan meliputi ibadah bersama, seminar kesehatan NEW START, permainan sederhana, serta penyerahan tanda kasih berupa bingkisan dan uang tunai oleh sekitar 100 anggota BWA, yang disambut haru dan syukur, dengan harapan pelayanan ini menjadi program rutin tahunan.
Kepedulian sosial diwujudkan melalui kegiatan Khitanan Massal kolaborasi Advent Respon Cepat Indonesia (ARC) dan Jakarta Banten Conference (JBC) yang digelar pada Minggu, 14 Desember 2025, di Aula GMAHK Jemaat Petukangan Selatan, diikuti 28 anak tanpa biaya. Kegiatan berlangsung tertib dan lancar, mendapat dukungan tokoh setempat, serta menjadi wujud toleransi dan komitmen ARC dan JBC untuk terus melayani masyarakat.
Sebagai wujud kepedulian menjelang Hari Disabilitas Internasional, GMAHK Teratai Batam menyelenggarakan kegiatan inklusif pada 6–7 Desember 2025 yang melibatkan sekitar 180 jemaat dan sepuluh penyandang disabilitas dari berbagai wilayah pelayanan. Rangkaian ibadah dan seminar dirancang partisipatif dengan pendampingan khusus bagi anak-anak, serta diisi firman Tuhan dan sesi berbagi yang menegaskan peran gereja dalam membangun lingkungan ramah disabilitas.









